15/03/2010 13:21:34 WIB
JAKARTA, investorindonesia.com
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengakui layanan internet broadband (jalur pita lebar) di Indonesia masih kurang memuaskan.
“Kami akui itu (layanan broadband Indonesia) yang ada saat ini memang masih kurang memuaskan,” kata Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemenkominfo Gatot S. Dewa Broto, di Jakarta, Senin.
Namun, ia menegaskan, pihaknya tidak tinggal diam mendapati kenyataan tersebut. Pihaknya bertekad mendorong keberadaan broadband agar mampu mendongkrak laju pertumbuhan ekonomi semakin cepat.
“Kami sudah melakukan penataan, baik itu tender BWA maupun tender 3G belum lama ini,” katanya.
Upaya itu, menurut dia, merupakan bagian dari cetak biru dan master plan pemerintah untuk mengoptimalkan perkembangan broadband melalui providing/penyediaan infrastruktur yang proporsional.
Ia juga mengakui bahwa keberadaan broadband tidak akan menimbulkan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi bila tidak ditunjang oleh ketersediaan infrastruktur pendukung yang lain.
“Sejauh ini broadband di Indonesia tidak mengalami kendala yang berarti, artinya request atau demand memang tetap menanjak sesuai dengan kebutuhan baik untuk kepentingan korporasi maupun kelompok masyarakat," katanya.
Ia menambahkan, pihaknya memegang fungsi melakukan penataan melalui tender yakni yang telah dilakukan seperti tender BWA dan tender di area 3G. (tk)
0 komentar:
Posting Komentar