21/03/10

Glaukoma Penyebab Kebutaan Terbanyak Kedua

11/03/2010 13:44:01 WIB
JAKARTA, investorindonesia.com

Menteri Kesehatan (Menkes) Endang Rahayu Sedyaningsih mengatakan, glaukoma merupakan penyebab kebutaan terbanyak kedua setelah katarak di Indonesia maupun di dunia.

Hal tersebut dikatakan Menkes dalam sambutan yang dibacakan Kepala Badan Litbangkes Agus Purwadianto saat membuka seminar peringatakan pekan glaukoma sedunia yang jatuh setiap 7-13 Maret di kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, Kamis.

Disebutkan bahwa berdasarkan survey kesehatan indera tahun 1993-1996 menunjukkan 1,5 penduduk Indonesia mengalami kebutaan yang disebabkan katarak 52%, glaukoma 13,4%, kelainan refraksi 9,5%, gangguan retina 8.5%, kelainan kornea 8,4% dan penyakit mata lainnya.

Menurut Menkes, kebutaan karena penyakit glaukoma sebetulnya dapat dicegah melalui deteksi dini dan penanganan yang tepat agar tidak berlanjut menjadi kebutaan yang permanen.

Pemeriksaan dini glaukoma khususnya bagi yang berusia 40 tahun ke atas dapat dilakukan melalui kelompok posyandu usia lanjut, pemeriksaan di puskesmas, rumah sakit dan sarana pelayanan kesehatan lainnya.

Untuk itu, diperlukan kerjasama dan dukungan dari organisasi profesi, lintas sektor, swasta dan partisipasi masyarakat.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa pekan glaukoma sedunia ditujukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat yang mempunyai faktor resiko untuk melakukan pemeriksaan kesehatan mata secara teratur.

Menkes menambahkan, untuk menanggulangi masalah kebutaan di Indonesia kementeriannya telah mengembangkan strategi-strategi nasional penanggulangan gangguan penglihatan dan kebutaan (Renstranas PGPK) untuk mencapai "vision 2020"

Salah satu strategi dalam renstranas PGPK adalah penguatan advokasi, komunikasi dan sosialisasi pada semua sektor untuk upaya penanggulangan gangguan penglihatan dan kebutaan. (ant/gor)

0 komentar: