21/03/10

China ..Yah ??

Tedi| 19 Maret 2010 | 07:16

Indonesia merupakan bangsa di Asia yang multi ras, kadang kemiripan wajah , bentuk badan , kulit dengan bangsa lain sesama negara di Asia hal yang biasa.

Kadang di samakan dengan orang Malaysia, Brunai , Thailand, Pilipina pun hal biasa. Tetapi kalau di samakan dengan China tidak perlu disamakan karena banyak orang China juga yang berasal dari Indonesia.

Saya punya pengalaman soal kesalah pahaman soal mirip mirip wajah ini. Selalunya kalau berwisata ke beberapa negara di Asia selalunya banyak orang menyangka bahwa istri tercinta adalah orang China. Hal itu tidak banyak masalah hanya sekedar bertanya tetapi selalu saya terangkan bahwa istri asli Made In Sukabumi alias orang Sunda dan termasuk Orang Indonesia Raya…Merdeka !!



Tetapi kalau sudah ada di negeri China masalah mirip mirip an ini menjadi masalah ada pengalaman yang membuat saya kadang ingin tertawa atau pun marah marah juga.

Ketika saya membeli tiket Subway menuju ke Xie lin dan saya tanyakan jam berapa kereta akan lewat petugasnya menerangkan dengan bahasa yang sangat cepat ..waduuuh bahasa Mandarin saya baru tahap TK belum sampai kelas 1 SD jadi tidak mengerti sama sekali. Karena berkali kali bertanya akhirnya petugas itu malah menunjuk kepada istri saya suruh menjelaskan.

Terang saja istri tidak mengerti sama sekali dikira penjual tiket itu mungkin istri saya orang China jadi bisa menjelaskan kepada saya yang betul betul bodoh ini padahal 2 x 5 alias sama saja tidak mengerti .

Yang lucu adalah ketika saya masuk ke toko cendramata dengan sok akrabnya pegawai tokonya seorang wanita umur 21 tahunan memeluk istri saya dan nyeroscos tiada henti..mungkin kira kira berbicara begini ” Ya..Tuhannn kemana aja loh ?? ..Gila lama enggak ketemu datang datang malah bawa orang item gini ??” sambil nunjuk ke muka saya…

Waduuuh.. nih pelayan memang belum merasakan jurus sepatu melayang seperti George Bush yah ?? Istri saya hanya senyum senyum aja , Untungya pelayan nya bisa bahasa Inggris jadi saya jelaskan bahwa kami bukan orang China tapi dari Indonesia.

Tertawa lah semua pegawai toko termasuk bosnya , mungkin dikira pelayan itu istri saya adalah kawan lamanya, akhirnya untuk menembus kesalahannya belanjaan kami di beri discount.

Lumayan juga ternyata kemiripan itu kadang kadang membawa “nikmat ” !!…

0 komentar: