20/03/10

Mom n Jo Spa, Spa Khusus Buat Ibu Hamil

Friday, 13 November 2009

Akibat perubahan hormon, membuat para ibu hamil akan mengalami berbagai hal yang tidak nyaman. Sehingga perlu sebuah treatment yang bisa membuat kondisi tubuh mereka rileks. Misalnya, proses pemijatan yang ternyata juga baik bagi perkembangan janin. Russanti Lubis

Ada suatu pemikiran, setidaknya ini yang terjadi di negara kita, bahwa ibu yang sedang hamil tidak boleh dipijat. Sebab, dikuatirkan hasil pemijatan itu akan berdampak buruk bagi si janin. Padahal, perempuan yang sedang mengandung juga membutuhkan pemijatan, seperti halnya para perempuan yang sedang tidak hamil.

Dikatakan begitu, sebab dalam kondisi “membawa beban” selama sembilan bulan, tubuh para Ibu mengalami banyak perubahan. Termasuk, perubahan hormon. Sehingga, mereka sangat ingin dimanjakan melalui berbagai fasilitas yang tersedia di spa, misalnya.

Di sisi lain, menurut penelitian The Touch Research Institute, University of Miami, Amerika Serikat, ibu hamil yang secara rutin dipijat, setelah melahirkan akan lebih cepat pulang ke rumah atau lebih cepat proses pemulihannya. Demikian pula, dengan masalah-masalah yang menyertai kehamilan pun akan banyak berkurang, seperti stres, bengkak kaki, dan lain-lain.

Mom n Jo Spa yang dikenal sebagai spa untuk ibu hamil, hadir pada 8 April 2006 untuk memenuhi keinginan para ibu hamil. Spa yang berlokasi di Darmawangsa Square, Jakarta Selatan, itu menyediakan fasilitas massage yang tentu saja berbeda prosesnya dengan massage untuk perempuan yang sedang tidak hamil.

“Massage yang berlangsung selama 80 menit ini akan menghilangkan pegal, mengurangi stres, memperbaiki postur tubuh, mencegah munculnya stretchmark, mengurangi rasa sakit pada kram kaki dan kaki bengkak, dan lain-lain. Massage yang teratur juga akan membuat janin berkembang lebih baik,” jelas Endah Wulansari, Spa Manager Mom n Jo Spa.

Menurut penelitian, perempuan yang akrab disapa Wulan ini menambahkan, setelah dilahirkan, bayinya pun akan tumbuh lebih sehat, lebih ceria, tidak rewel, lebih mudah diajak bekerja sama, dan sebagainya. “Sebab, massage yang dilakukan pada si ibu akan melancarkan peredaran darah, asupan nutrisi, dan oksigen pada janin,” ujarnya.

Ulasan selengkapnya dapat dibaca di Majalah Pengusaha edisi 97/Agustus 2009.

0 komentar: